Hi .... ketemu lagi kita di forum ini ya. Oke, sekarang saya mau membicarakan tentang Finlandia. Mengapa Finlandia? Karena Finlandia diakui memiliki sistem pendidikan yang terbaik di dunia saat ini. Banyak para mahasiswa dan siswa saya yang menanyakan tentang Finlandia, tetapi belum bisa saya jawab waktu itu. Karena saya sendiri belum pernah melakukan penelitian tentang hal itu, jadi saya harus kumpulkan dulu artikel-artikel yang terkait untuk menjawab pertanyaan mereka.
Nah kebetulan beberapa hari yang lalu, saya sempat bincang-bincang dengan teman saya yang pernah menjadi seorang guru di salah satu sekolah di Finlandia. Saya pikir ini adalah kesempatan yang baik untuk mendapatkan info dari sumber pertama, bukan cuma dari browsing di internet saja.
Berdasarkan perbincangan kami, akhirnya saya menarik kesimpulan beberapa faktor yang dapat membuat Finlandia menjadi jawara di dunia pendidikan.
Beberapa faktor penting tersebut antara lain adalah
1.Menurut teman saya, sistem pendidikan di Finlandia lebih memfokuskan pada perkembangan mental para siswa secara natural. Sistem pendidikan mereka mendorong para siswa untuk dapat lebih mandiri dan memiliki kemampuan problem solving yang praktis. Mereka tidak diajarkan untuk mengejar nilai dan ranking di kelas, karena yang diutamakan adalah pemahaman mereka atas materi yang diajarkan. Dan itu tidak dapat sama untuk setiap siswa, karena kemampuan setiap orang itu berbeda-beda.
2.Oleh karena setiap siswa memiliki keistimewaan sendiri-sendiri, maka sistem pendidikan di Finlandia tidak menerapkan sistem ranking atau kompetisi. Menurut teman saya, yang lebih dipentingkan adalah kemampuan untuk bekerja sama dalam team. Saya pikir ini hal yang logis, karena pada saat mereka kelak masuk ke dunia kerja maka yang paling dipentingkan justru kemampuan mereka dalam bekerja sama. Karena persaingan dalam kelas, dapat membuat siswa yang kurang mampu menjadi minder dan tersisihkan. Dan itu mengakibatkan dia tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sedang siswa yang lebih "pintar" juga menjadi tidak mampu untuk memahami kondisi teman yang lain.
3.Pemerintah Finlandia, memberikan batasan seorang anak memasuki sekolah adalah di umur 7 tahun. Hal ini dikarenakan pemerintah memiliki konsep bahwa anak baru siap secara mental untuk mengikuti pendidikan resmi di sekolah setelah dia heresia 7 tahun. Sebelum usia 7, anak masih dalam tahap untuk mengenali lingkungan terlebih dahulu.
4.Sekolah di Finlandia menerapkan sistem 45 menit belajar diselang dengan 15 menit untuk istirahat. Sebagai seorang dosen dan guru, saya melihat hal ini sangat beralasan. Karena pada usia sekolah biasanya tingkat ketahanan seorang anak untuk fokus pada pelajaran adalah antara 30 menit ke 45 menit. Setelah diatas 45 menit biasanya fokus seorang anak sudah berkurang, sehingga perlu diberikan istirahat sejenak sebelum melanjutkan sesi pelajaran selanjutnya.
5.Periode belajar mengajar di sekolah Finlandia juga tidak panjang (hal ini sangat berbeda dengan system pendidikan di negara lain mis: Singapore). Di Finlandia, waktu belajar di sekolah di tingkat SD hanya sekitar 4 sampai dengan 5 jam saja. Sedang untuk tingkat SMP dan SMA, diperlakukan system seperti di Perguruan Tinggi, siswa hanya hadir pada saat pelajaran yang dia pilih saja. Hal ini dapat meningkatkan rasa tanggung jawab mereka terhadap apa yang dipilihnya, selain itu juga dapat meningkatkan produktifitas mereka dalam belajar.
6.Dan yang paling penting menurut teman saya, sistem pendidikan di Finlandia adalah gratis untuk sekolah-sekolah milik pemerintah. Biaya untuk bersekolah di sekolah swasta juga sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak terlalu mahal. Yang penting standar sekolah di Finlandia sudah sama, sehingga orang tua tidak perlu ragu untuk memilih sekolah mana yang baik untuk putra-putrinya.
7.Kualitas guru yang tinggi. Ini yang mengakibatkan kualitas pendidikan di Finlandia menjadi tinggi, selain itu kesejahteraan guru juga sangat diperhatikan. Sehingga guru dapat dengan tenang menjalankan tugasnya di sekolah.
Demikianlah hasil diskusi saya dengan teman yang baru saja balik untuk berlibur dari Finlandia. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi yang membacanya. Sampai jumpa di lain kesempatan. (IHW)