Sabtu, 10 Maret 2018

Study ke Jepang

Kita sudah pernah membahas secara ringkas tentang system pendidikan di Singapore dan China beberapa waktu yang lalu.

Sekarang saya akan coba membahas tentang system pendidikan di negeri matahari terbit, Jepang. Karena saya lihat minat mahasiswa saya untuk study ke Jepang cukup tinggi, dan secara kebetulan hari ini saya berjumpa dengan ex mahasiswa saya yang melanjutkan study S2 nya ke Jepang. Dalam pertemuan singkat ini, saya sempat menginterview dia tentang system pendidikan di Jepang.

Menurut ex-mahasiswa saya yang sedang study di Jepang, sebetulnya system pendidikan di Jepang tidaklah jauh beda dengan system pendidikan kita di Indonesia.

System pendidikan Jepang dibagi menjadi 4 level yaitu taman kanak-kanak (2-3 tahun), pendidikan dasar (setara dengan SD 6 tahun), pendidikan menengah (juga 6 tahun yang dibedakan atas SMP 3 tahun dan SMU 3 tahun) dan pendidikan tinggi (tergantung jurusan dan institusi pendidikan yang dipilih).

Setelah lulus pendidikan menengah, siswa di Jepang dapat memilih untuk masuk ke institusi pendidikan tinggi yang mereka minati. Mahasiswa asing dapat mendaftar di 5 jenis institusi pendidikan tinggi yang tersedia di Jepang yaitu

                                          (sumber: Google)

Universitas, pendidikan di tingkat universitas di Jepang membutuhkan waktu sekitar 4 tahunan, terkecuali untuk mereka yang mengambil jurusan kedokteran dibutuhkan waktu lebih lama yaitu sekitar 6 tahunan.

Pasca Sarjana, untuk menyelesaikan program Master (S2) dibutuhkan waktu 2 tahunan, sedang untuk menyelesaikan program Doktoral (S3) butuh sekitar 5 tahunan. Waktu ini dapat bertambah panjang, bila sebelum masuk program Master atau program Doktoral anda diminta untuk mengikuti program matrikulasi terlebih dahulu. Durasi matrikulasi berbeda-beda tergantung dimana anda akan mengambil pendidikan pasca sarjana nya.

Junior College, pendidikan di junior college biasanya dapat ditempuh dalam jangka waktu sekitar 2 atau 3 tahunan. Jurusan yang ditawarkan di junior college biasanya seperti home economics, pendidikan, sosiologi, humaniora, dll.

Akademi Pelatihan Khusus, institusi jenis ini menyediakan jenjang pelatihan ketrampilan kepada para siswa yang sudah lulus dari level pendidikan menengah. Pendidikan ini memiliki durasi antara 1 tahun sampai 2 tahunan.

Pendidikan Teknologi, pendidikan teknologi memberikan pelatihan pada siswa lulusan sekolah menengah pertama selama 5 tahunan.

Di Jepang saat ini juga popular dengan program pertukaran pelajar nya, melalui program ini mahasiswa yang terdaftar di perguruan tinggi di negaranya dapat melakukan perjalanan ke Jepang dan melakukan study banding selama satu tahunan di Jepang. Tujuannya tidak harus untuk mencari gelar, tetapi lebih untuk belajar bahasa dan budaya setempat, selain memperluas jaringan antar siswa di seluruh dunia.

Demikianlah ulasan singkat saya mengenai study ke Jepang. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat terutama bagi anda yang berminat untuk study ke Jepang. (IHW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar