Kali ini saya membahas tentang faktor-faktor yang harus dipertimbangkan sebelum anda memutuskan untuk melanjutkan study ke luar negeri, tulisan ini dibuat karena banyak mahasiswa saya yang masih sering bimbang ketika harus menentukan study ke luar negeri.
Memang untuk seseorang yang belum pernah jauh dari keluarga, study ke luar negeri akan terasa cukup berat (saya juga merasakan hal ini ketika harus berangkat ke Australia untuk study lanjut), tetapi selain faktor emosional yang harus diatasi juga ada beberapa faktor teknis yang harus kita pahami sebelum kita memutuskan untuk memilih study di luar negeri.
1.Anda harus menentukan terlebih dahulu ke negara mana anda hendak belajar (negara yang popular untuk belajar saat ini adalah US, Canada, UK, Australia, New Zealand, Singapore). US, Canada dan UK sudah memiliki posisi sendiri sejak lama sebagai tempat tujuan belajar dari mahasiswa Indonesia (selain karena mutu pendidikannya yang tinggi, juga bahasa yang digunakan adalah bahasa English), Singapore adalah yang paling dekat dengan Indonesia, dan kultur maupun iklimnya tidak jauh beda dengan Indonesia. Australia dan New Zealand juga semakin banyak dijadikan tujuan untuk study oleh mahasiswa Indonesia (karena letaknya tidak jauh dari Indonesia, sedang kualitas pendidikan disana tidak kalah dengan US dan negara2x Eropa lainnya, iklim nya pun cukup bersahabat untuk mahasiswa Indonesia)
2.Tentukan jurusan apa yang anda hendak ambil, kalau anda sudah pasti jurusannya baru anda search universitas mana yang memiliki jurusan yang anda pilih tadi.
3.Periksa kurikulum dari jurusan yang anda hendak daftar, di luar negeri terkadang jurusan yang sama memiliki kurikulum yang berbeda. Nah kalau anda sudah punya bayangan hendak belajar apa di jurusan yang anda pilih, dengan sendirinya harus re-check kembali kurikulum mereka. Apakah pelajaran2x yang anda ingin pelajari tersedia di universitas tersebut (khususnya bagi calon mahasiswa S2 dan S3)
4.Bisa juga periksa faculty to students ratio nya, bila jumlah pengajar jauh dibawah jumlah pelajar nya. Bisa jadi nanti anda sulit untuk mendapatkan bimbingan yang intens dari dosen anda bila memerlukannya. Karena jumlah pelajar yang harus ditangani oleh seorang pengajar sangat banyak, sehingga akan banyak menyita waktunya. Ini akan terasa kalau anda mengambil jurusan yang mengutamakan riset terutama untuk program S2 dan S3
5.Periksa acceptance rate dari universitas bersangkutan. Biasanya semakin tinggi ranking universitas maka acceptance rate nya juga semakin rendah, karena ujian saringan masuknya pun akan semakin berat. Jadi jangan kecewa kalau sampai anda gagal, masih banyak universitas lain yang akan menerima anda.
6.Jumlah pelajar dalam satu kelas, ukuran ini juga perlu diperhatikan karena kalau dalam satu kelas terlalu banyak mahasiswa nya akan sulit untuk berkonsentrasi pada pelajaran, dosen yang mengajar pun biasanya kurang fokus pada mahasiswanya secara individual. Untuk pelajar dari luar negeri biasanya anda membutuhkan "perhatian" lebih dari pengajar terutama di semester2x pertama pada saat anda harus beradaptasi dengan lingkungan baru.
Sekian dulu tips untuk menentukan study ke luar negeri dari saya, sampai jumpa di lain kesempatan. (IHW)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar