Minggu, 14 Januari 2018

Persiapan diri untuk study ke luar negeri

Banyak siswa saya belakangan ini menanyakan tentang persiapan apa saja yang harus mereka lakukan kalau mereka hendak melanjutkan study ke luar negeri. Mereka tanya hal ini ke saya karena mereka tahu saya mengambil S2 saya di luar negeri, tepatnya di benua kanguru Australia.

Sebetulnya banyak yang harus disiapkan untuk berangkat kuliah ke luar negeri, apalagi untuk mahasiswa-mahasiswi saya yang usianya relatif masih sangat muda.

Tetapi secara singkat dan sederhana, paling tidak ada 3 hal yang harus mereka persiapkan sebelum memutuskan untuk belajar di negeri orang

1.Persiapkan hati anda, ingat berkuliah di negeri seberang tidaklah sama dengan berkuliah di dalam negeri. Begitu banyak perbedaan budaya yang harus dihadapi pada saat mereka datang nanti. Bila mereka tidak siap kemungkinan besar mereka akan mengalami "goncangan budaya" yang sering juga disebut culture shock. Culture shock ini dapat mempengaruhi banyak aspek kehidupan mahasiswa yang sedang menimba ilmu di negeri orang, misalnya jadi malas belajar, tidak mau bergaul dengan orang yang tidak sebangsa, menutup diri, bahkan ada sampai yang mengalami sakit fisik. Nah kalau sudah begitu siapa yang rugi? Ya anda sendiri, ingat biaya kuliah dan biaya hidup di luar negeri tidaklah murah.

2.Konsisten dengan jurusan yang anda pilih, karena kalau anda gonta-ganti jurusan anda bukan saja rugi waktu tetapi juga rugi uang. Karena sekali lagi kuliah di luar negeri itu tidaklah murah. Makanya sebelum pergi ke luar untuk melanjutkan study, tetapkan pilihan jurusan dahulu. Jangan baru berpikir tentang jurusan setelah anda sampai di luar negeri, itu terlambat namanya. Ambilah jurusan yang anda rasa anda mampu dan menyukainya. Sekali-kali jangan pilih jurusan karena mengikuti teman-teman (ini banyak terjadi bahkan di jaman saya kuliah dulu)

3.Belajar mengatur keuangan dengan bijaksana. Ingat anda hidup di luar negeri harus pandai-pandai mengatur keuangan supaya tidak menjadi boros. Banyak godaan pada saat anda jauh dari orang tua, belajarlah untuk mencukupi kebutuhan hidup anda sehari-hari dengan dana yang dikirimkan oleh orang tua anda per bulannya. Kalau ada lebih jangan lupa untuk ditabung, mungkin akan berguna suatu saat nanti. Kalau ada kesempatan bekerja part-time, asal tidak mengganggu pelajaran, boleh anda ambil secukupnya. Lumayan loh honor nya per jam untuk mahasiswa international seperti anda.

Dicoba dulu tips ini, semoga sukses! (IHW)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar